Sajak Tebet

Pulang malam, gang sepi, seekor tikus nyeberang jalan lari dengan gemuknya. Lampu luar nyala. Lampu kamar depan juga. Udaranya segar enak habis hujan. Nggak mau ketuk pintu, pakai aja kunci. Sepi di dalam. TV nyala tapi suaranya tidak keras. Ruang tengah gelap. Bunyi keyboard kedengaran dari ruang di belakang, di samping dapur. Ada aroma enak kopi. Yang ketik nyambut orang pulang. Saling senyum. (Definisi rindu.)

One thought on “Sajak Tebet

Add yours

  1. Ceret berdenging nyaring. Kopi siap diseduh. Laptop memanas. Jemari siap menari. Volume TV pekakkan telinga. Biarlah bising. Biarlah ramai. Semua temani sepi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: