Sajak rindu saat tidak serius

MEMORI LIDAH YANG KANGEN

Nasi Kerawang
Uap harum mengawang
Nasi Rajawali
Kepingin makan berkali-kali

Kuning menyungai lekat ke piring
Telor mata sapi diatas nasi goreng
Sambal terasi pendamping emping
Tambah kopi tubruk harus minum bareng-bareng.

Bandung
Sambal segar dari oeloek dimakan berlahapan
Bandung
Dipendam dengan lalapan.

Gulai tak pedas tapi mengikat lezat
Kambing santan cabe ke perut harus lidah berlalu
Dengan acar ketimun habis dengan pesat
Teh sari wangi sebagai penutup selalu.

Ada yang bikin selera terus menumpuk
manis gurih, pedas – tapi tak sanget sekali
daging empuk, kulit tipis digigit berbunyi seperti krupuk
Ingin tahu yang mana ya? Tanyakan aja orang Bali.

Hitam kental pedas merangsang
Daging santan gurih berasal Padang
Aroma harum lolos dari bungkusan daun pisang
Lidah digoda-goda puas kenyang.

Buah-buah berasa indah
Bisa bikin orang Aussie pindah
Durian rambutan manggis dukuh
Sanggup deh pindah suku.

2 thoughts on “Sajak rindu saat tidak serius

Add yours

  1. hehehehe…. wah.. mesrti diurutin dari sabang sampai merauke daftar makanannya, pak max.. habis baca puisi jadi lapar…hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: