Sajak sejarah

Kaya. Kaya sekali. Kaya betul. Kaya tak terhingga. Sebab dan akibat berturut-turut menjelma menjadi asal-usul. Jalan balik ikuti peristiwa tak juga ke tujuan final akan singgah Orang dan peristiwa, perkembangan dan aksi, perubahan selalu menyusul. Kaya. Kaya sekali. Kaya betul. Kekayaan tak terbayang. Ummat manusia memiliki masa lalu, diketahui menjadi sejarah Sejarah membuka asal usul […]

Sajak Besok

Selesai Diatas kasur berbaring sang tubuh Capek Otak masih aksi sampai subuh Berita Warna-warni massa aksi di TV disaksi Buruh Nama kelas kita! hati berapi-api bereaksi Besok Uang berkuasa, kok tak berubah-rubah? Tidak! Semakin kita ngotot, semakin banyak akan terus mencoba Tidur Indah anak-anak nyenyak, kecuali digigit tikus Pagi Teh, kerja, tenang, mikir, hitung – […]

Sajak Tabik

Bungkuk, bungkuk, bungkuk tambal ban Jari hindar jarum duduk berjam-jam bahu menegang Biji, insektisida, pupuk kecapekan hasilkan makanan Kapur diatas papan mendidik, map dan formulir melancarkan logistik Las nyala, truk terisi, eletroknik dirakit, barang keluar pabrik Tangan bergandeng, bertemu di lapangan, mata satu arah: tabik!

Sajak Mini: Teh Oh Kosong

Teh Oh Kosong Teh Oh Kosong Duduk nunggu bengong minum pahit panas sungguh perut lapar ganas ini bukan basa basi betul-betul menanti datangnya nasi.

SAJAK TIGA ORANG YANG SAYA KENAL TAPI SUDAH PERGI

PENYAIR syairnya mengepal tinggi di atas panggung suaranya lantang lembut marah meriam terungkap, realitas buruk malu tak kepalang tanggung jiwa kita bangkit, bergerak, tidak terima diam NOVELIS ketawanya menular meski tertahan rokoknya tak lepas, batuk ancam mengisi ruang kata-katanya tajam menyuburi lahan sejarahnya yang ditulis senjata berjuang PENERBIT charmingnya melayani semua yang datang analisanya lengkap […]

Sajak Batin

Indah Lapang Lantai dingin Tenang yang aku ingin   Zikir Mikir Coba merenung Diluar ada realitas yang kepung.   Beranjak Berangkat Rencanakan ibadahnya Gerakan kemanusian adalah wadahnya.   Berdiri. Bangun. Menolak berhala. Dobrak belenggu batin menyala

Mengenang Marsinah

Lumpur debu asfal rambut berdarah Mayat terlampar rok tersobek Di dalam diri bangkit banyak marah Nyawa Marsinah dan tubuhnya robek-robek             Berseru pada semua yang punya daya ingat             Bangkit bergerak dengan daya cipta perupa             Jangan lelah jangan hitung keringat             Mencipta perjuangan tugu peringatan lawan lupa

TIGA SAJAK LAGI BUAT MAY DAY

SAJAK BURUH GARMEN Keringat bertetes, otot jatuhkan air mata Nike Gap Levis segar menguap diam tak berkata Bahu dan kaki kaku lawan keinginan duduk Pasang, lipat, ngepak, tangan gerak capek tunduk Pegal! teriak punggung pada jam yang keduabelas Mata kedipnya lamban, hitung kerdus dengan jari yang malas Pulang menghadap tikar dihuni anak masih belajar Cium […]

Sajak Hari Buruh 2010

Hari Buruh Mei 1 2010 Rambut rapi tersisir Senyum maha menyihir Cari solusi krisis oleh rakyat disuruh Tapi jawaban didapat di aksi Hari Buruh.