Reposting: Indonesia: 1965 and the Counter-Revolution against the Nation.

Indonesia:  1965 and the Counter-Revolution against the Nation.

By Max Lane

+++

“The impact of the counter-revolution was, however, even deeper than the sum of these combined policies – from mass murder and terror to totalitarian imposed ignorance and passivity. The 1965 counter-revolution was a pre-emptive purge aimed at the prevention of the final unfolding and completion of the revolutions that were brewing: a national revolution as well as a social revolution.”

+++

Indonesia is the fourth most populous country in the world, of immense geopolitical strategic importance straddling the sea and air lanes between the Indian and Pacific oceans, and with substantial mineral resources. Yet today, and for the last 50 years, its international political presence has been almost zero, including on the Left. The primary reason for this is the 1965 counter-revolution in Indonesia and the consequent radical remaking-cum-unmaking of the country, the nation. On the one hand this counter-revolution produced an Indonesian state and economy that posed no threat to either western or Japanese imperial economic or geo-political interests, and on the other a society whose new post-counter-revolutionary experience would emasculate any progressive class fightback for decades, even until now, and thus also its intellectual and cultural life.

Continue reading “Reposting: Indonesia: 1965 and the Counter-Revolution against the Nation.”

Buku UNFINISHED NATION (edisi Bahasa Indonesia) oleh Max Lane sudah dijual di GRAMEDIA dan toko buku lain.

Buku:

UNFINISHED NATION: Ingatan Revolusi, Aksi Massa dan Sejarah Indonesia
oleh Max Lane,
Penerbit Djaman Baroe (Versi Bahasa Inggeris penerbit VERSO, Lodon/New York)

Sudah beredar di berbagai toko buku, termasuk Gramedia. Kalau belum beli dan membaca: silahkan.

Kalau mau membantu mengedarkan silahkan SHARE posting ini. Dibawah ada komentar2 ttg buku tsb.

++++++

Buku ini dengan sangat baik menggambarkan betapa penting peran kelompok pelopor mobilisasi massa dan aksi massa dalam menggerakkan sejarah Indonesia. Itu sebabnya buku ini hampir sepenuhnya berlawanan dengan pandangan peneliti tentang Indonesia selama ini, baik dari Indonesia sendiri maupun luar negeri, yang selalu menghilangkan peran massa, mobilisasi massa, aksi massa dan ingatan akan revolusi dalam melihat sejarah Indonesia paskakemerdekaan. Pradipto Niwandhono, Pengajar Sejarah Universitas Airlangga

Unfinished Nation ditulis dari sudut pandang seorang aktivis…manfaat buku ini tidak terbatas hanya pada pembaca yang memiliki perhatian yang sama dengannya. Saat mengetengahkan peran kekuatan rakyat dalam mengarahkan alih-ubah Indonesia, penulisnya merujuk dan memberikan ilham yang sangat bernilai…Unfinished Nation adalah kajian yang bernilai…Sangat kaya secara empirik dan menunjuk hal-ihwal yang penting bagi kalangan luas pembaca…” J.D Kenneth Boutin, Deakin University, Australia2014

“Unfinished Nation…adalah karya yang menakjubkan dalam berbagai segi yang menawarkan tinjauan mengenai Indonesia dengan padat dan menyeluruh sejak kemerdekaan…Ini adalah sebuah bahan yang bermanfaat; Saya membeli karya ini di Inggris dan membacanya tanpa henti hingga kembali ke Amerika…Bagi mereka yang tahu dan tidak tahun tentang Indonesia, inilah buku yang hebat. …Unfinished Nation tentu saja salah satu karya sejarah dan analisis politik terbaik saat ini. Max Lane berhak mendapatkan penghargaan dari kita karena telah menulisnya…” James Peacock, Profesor Antropologi di University of North Carolina

“Kesepakatan para sarjana ilmu politik pengamat Indonesia ditandai oleh ketidakpercayaan pada kemungkinan perubahan revolusioner ataupun kemampuan transformatif dari kelompok-kelompok tertundukkan. Pada studi politik Indonesia di Australia kita lantas menemui sedikit sekali perbedaan pendapat mengenai dinamika dasar dari politik Indonesia, sifat dasar masyarakatnya atau arah dari transformasi demokratik yang sebaiknya dijalani. Namun Max Lane merupakan satu-satunya penulis Australia ahli Indonesia yang berdiri di luar kesepakatan para ahli tadi.” Edward Aspinall, Knowing Indonesia, Monash, 2012

Ingatan Revolusi, Aksi Massa dan Sejarah Indonesia

Sudah terbit dan beredar:

UNFINISHED NATION: Ingatan Revolusi, Aksi Massa dan Sejarah Indonesia

oleh Max Lane.

PEMESANAN langsung VIA SMS Diandra Distributor
(CV. DIANDRA PRIMAMITRA MEDIA)
HUB. 085712906056, 081229111727, Telp. 0274-485222,
email: diandramitra@gmail.com (hari kerja)/ diandra.online@yahoo.co.id

BANTU PROMOSI BUKU INI DENGAN SHARE ATAU RETWEET INFORMASI INI

Terima kasih.

Kalau tidak ada minta toko buku kesayangan anda memesannya. Penerbitnya aalah Djaman Baroe dan distributor adalah Diandra Books. Komentar di buku:

Buku ini dengan sangat baik menggambarkan betapa penting peran kelompok pelopor mobilisasi massa dan aksi massa dalam menggerakkan sejarah Indonesia. Itu sebabnya buku ini hampir sepenuhnya berlawanan dengan pandangan peneliti tentang Indonesia selama ini, baik dari Indonesia sendiri maupun luar negeri, yang selalu menghilangkan peran massa, mobilisasi massa, aksi massa dan ingatan akan revolusi dalam melihat sejarah Indonesia paskakemerdekaan. Pradipto Niwandhono, Pengajar Sejarah Universitas Airlangga Unfinished Nation ditulis dari sudut pandang seorang aktivis…manfaat buku ini tidak terbatas hanya pada pembaca yang memiliki perhatian yang sama dengannya. Saat mengetengahkan peran kekuatan rakyat dalam mengarahkan alih-ubah Indonesia, penulisnya merujuk dan memberikan ilham yang sangat bernilai…Unfinished Nation adalah kajian yang bernilai…Sangat kaya secara empirik dan menunjuk hal-ihwal yang penting bagi kalangan luas pembaca…” J.D Kenneth Boutin, Deakin University, Australia2014 3 “Unfinished Nation…adalah karya yang menakjubkan dalam berbagai segi yang menawarkan tinjauan mengenai Indonesia dengan padat dan menyeluruh sejak kemerdekaan…Ini adalah sebuah bahan yang bermanfaat; Saya membeli karya ini di Inggris dan membacanya tanpa henti hingga kembali ke Amerika…Bagi mereka yang tahu dan tidak tahun tentang Indonesia, inilah buku yang hebat. …Unfinished Nation tentu saja salah satu karya sejarah dan analisis politik terbaik saat ini. Max Lane berhak mendapatkan penghargaan dari kita karena telah menulisnya…” James Peacock, Profesor Antropologi di University of North Carolina “Kesepakatan para sarjana ilmu politik pengamat Indonesia ditandai oleh ketidakpercayaan pada kemungkinan perubahan revolusioner ataupun kemampuan transformatif dari kelompok-kelompok tertundukkan. Pada studi politik Indonesia di Australia kita lantas menemui sedikit sekali perbedaan pedapat mengenai dinamika dasar dari politik Indonesia, sifat dasar masyarakatnya atau arah dari transformasi demokratik yang sebaiknya dijalani. Namun Max Lane merupakan satu-satunya penulis Australia ahli Indonesia yang berdiri di luar kesepakatan para ahli tadi.” Edward Aspinall, Knowing Indonesia, Monash, 2012

Artikel: MENCARI INDONESIA VERSI 17 AGUSTUS oleh Max Lane

PADA kolom “17 Agustus versus 1 Oktober” yang lalu diakhiri dengan pertanyaan: “memilih Indonesia versi 17 Agustus 1945 atau Indonesia versi 1 Oktober 1965?”. Di dalam tulisan tersebut saya berusaha berpendapat bahwa 17 Agustus adalah simbol revolusi nasional Indonesia (yang belum tuntas) dan 1 Oktober simbol kontra-revolusi 1965 yang melahirkan Orde Baru Suharto (OBS). Tetapi dengan melemparkan dua pilihan tersebut, mungkin pantas juga sedikit membahas apa itu Indonesia versi “17 Agustus”. Apalagi hal ini masalah sejarah dan masalah kontemporer yang sangat menarik, menantang dan membutuhkan banyak diskusi.

MEMBACA SETERUSNYA.

Pre-order new book: CATASTROPHE IN INDONESIA

CATASTROPHE IN INDONESIA

Max Lane

Cloth US$15.00 ISBN: 9781906497675   Pre-order now. Will publish October 2010. Distributed by University of Chicago Press for Seagull Books. Also available through internet booksellers.