Sajak (kecil): Mengenang Jogja dari jauh

Alun-alun “sibuk” tapi tak berumput tak berwarna-warni bali-ho meneriakin iklan disetiap sudut sana sini mahasiswa boleh pilih antara sejuta kios H.P. untung ada nasi kucing murah di wilayah D.I.Y.   Kampus-kampus macam-macam pilihannya tetapi tergantung juga orang tua berapa duitnya kesana kemari  ada Jogja busway cuma satu jalur terpaksa pula minta orang tua beliin sepeda motor